Berkebun. Atau Sekadar Ubek-Ubek Tanah.

rose gardenSaya suka berkebun.
Hmmm…sebenarnya sih saya lebih sering membayangkan saya sedang berkebun. Saya sering berencana untuk mengolah halaman rumah menjadi full tanaman, full bebungaan, full tanaman dapur. Bolak-balik saya berencana melakukan sesuatu pada sisi halaman rumah bagian sini atau menanam pohon itu di sebelah sana atau mengatur ulang posisi para tanaman di sisi bagian situ. Jadi, memang lebih sering berkhayalnya daripada kejadian turun langsung ke kebun 🙂 . Tapi bila saya mendapat momentum 🙄 untuk berkebun, saya bisa seharian ndeprok di kebun dengan di kelilingi perabotan berkebun.
Continue reading

Merayakan Harinya Profesi Paling Penting Sedunia

Sejak pagi, Facebook saya penuh dengan 1 tema: Hari Guru.
Secara saya pernah jadi guru dan kebanyakan teman-teman saya masih guru, kemudian hampir semua orang yang ada di Friend list saya pernah punya guru, ucapan Selamat Hari Guru dan kata-kata mutiara mengenai mulianya seorang guru bertaburan tak berhenti di linimasa akun Facebook saya.

Komen-komen di Facebook hampir beragam. 99% mengelu-elukan profesi guru dan 99% berusaha memberi nama dan wajah pada sosok guru yang mereka elukan. 1% komen menanyakan kapan saya balik menjadi guru lagi… 🙂
Continue reading

Ke mana Perginya Budi?

Aiko punya hobi baru. Hobi barunya adalah….pada saat jam menunjukkan pukul setengah sebelas malam dan mata saya sedang kriyep-kriyep mengantuk luar biasa, dia akan mengguncang-guncangkan muka saya -yang berhadapan dengan muka dia di bantal- sambil bilang, “Mamaaaam, jangan tidul. Aiko mau mengoblol dulu!”

Yaelaaaah Nak. Malam buta ngajak ngobrol!
Continue reading

8 Tahun dan 18 Kilogram yang lalu

Delapan tahun lalu untuk pertama kalinya saya merasakan blogger dan blogging bisa menjadi institusi sendiri. Walaupun website Pesta Blogger pertama itu sendiri sudah gak bisa dibuka link-nya, tanggal 27 Oktober membawa keromantisan tersendiri bagi blogger-blogger numpang lewat macam saya ini untuk merayakan hari ini sebagai Hari Blogger Nasional. Dan walaupun sekarang ini saya masuk kategori jamaah Blogger Lupa Password*, saya bisa sombong sedikit karena saya pernah diundang ke pesta pertamanya para blogger se-Indonesia.

Lalu apa kabarnya dunia per-blog-an sekarang?
Continue reading

Mencari Princess Anna dengan Jari

Saya percaya ada hubungan spesial yang tak terlukiskan dengan kata-kata antara ayah dan anak perempuannya. Seperti si Papap dan Aiko.

Aiko Papap PrincessSewaktu Hikari kecil, Papap jadi tempat Hikari meminta mainan. Tapi saya curiga si Papap mengabulkan permintaan Hikari membeli mainan seperti Lego, pedang-pedangan, puzzle dino, dsb. karena sebenarnya Papap juga ingin ikut main. Tapi sekarang, hanya bermodalkan suara kecilnya dan mata bintangnya, Aiko mampu meluluhkan hati Papap sehingga yang bisa keluar dari mulut Papap saat Aiko merengek minta apapun -apapun- hanya kata: IYA. Permintaan Aiko beragam, dari buku mewarnai bertema Princess yang dibeli setiap kali mereka belanja di mini market dekat rumah sampai kelinci abu-abu yang ditunjuk Aiko di pameran Flora Fauna. Semua permintaan Aiko pasti dikabulkan Papap tanpa memandang permintaan itu dalam rangka memperingati hari Senin atau memperingati wiken atau sekedar memperingati jalan-jalan iseng mereka berdua ke mini market.
Continue reading

Ke Cianjur, Kita kan ke Taman Bunga Nusantara

Rasanya sudah ratusan tahun yang lalu saya pergi ke Taman Bunga Nusantara. Waktu itu seingat saya taman ini kecil dengan koleksi bunga yang tidak terlalu banyak. Menyenangkan, tapi saya jelas tidak menyangka apa yang saya lihat sekarang. It is an AWESOME flower garden! A huge flower garden.

Awalnya saya dan Papap iseng aja mampir karena jalur pulang kami harus melalui taman ini. Ternyata jalur antara Cisarua dan Cianjur, tempat taman ini berada, tidak macet dan mulus. Begitu kami sampai di gerbang taman, saya terpesona dengan warna warni bunga yang penuh menghiasi bangunan depan taman tempat pengunjung menunggu dan membeli karcis. Bangunan ini mirip dengan pintu masuk ke Dufan, tapi penuh bunga! Rupanya saat itu sedang musim bunga Petunia. Bunga-bunga Petunia ini ditanam beragam warna di mana-mana. A feast to the eyes!
Continue reading

14 Years and 10 Years before that

“Women has this thing in her body called expectation.”
“So, expectation is bad?”
“It is for us, men. Because we’ll never reach their expectation.”
-taken from Chowder, the tv series

This year on the 14 of October, we have been in our 14 years of partnership -and another 10 years of relationship- and expectations often become the roots of all heartaches. Especially on my side. Chowder’s father couldn’t be more right telling Chowder about expectation. Women hold to it firmer than men do.
Continue reading

Lukisan Tua, Angka 13, dan Jarik Tua

LukisanIni tulisan paling susah yang pernah saya tulis.

Susah karena saya ingin menggambarkan masa-masa gelap saya saat terkena Post Partum Depression (PPD) yang dimulai tahun 2011. Cerita di tulisan ini tentu fiksi. Namun emosinya nyata, walau hanya seujung kuku yang saya keluarkan.

Saya kirimkan draft tulisan ini ke beberapa teman. Hanya Nenek FM yang sanggup membacanya sampai akhir DAN memberikan input. Beberapa teman saya yang lain berhenti di seperempat cerita karena…it’s too dark, too emotionally consuming. I don’t blame them. It’s the same reason why I could only write a tiny bit of the emotion.
Continue reading