Salsa Sauce for First-Timers

Setiap kali saya ketemuan dengan Nda, dia selalu membuat signature dish-nya: Salsa Sauce sebagai saos untuk dimakan dengan Nachos atau Corn Chips. Saos Salsa buatan Nda sedaaaaap banget. Masalahnya saya ketemu Nda paling sering 3 bulan sekali 🙁

Cilantro atau Daun Ketumbar

Sebulan lalu, saat saya ketemu Nda, dia kehabisan Cilantro jadi batal lah dia membuatkan saya Saos Salsa *nangis kejer*. Setelah beberapa lama kepengen, saya akhirnya nekat minta resep Saos Salsa dari Nda. Kenapa nekat? Karena saya gak bisa masak. Minta dibikinin masakan itu tidak nekat. Minta resep untuk bikin sendiri itu baru namanya nekat.

Nda pun mengirimkan resepnya untuk saya: tomat klng iris2 + tomat seger + bw bombay + paprika ijo + cilantro + saus tomat + gula, mrica. aduk2, jd deh.

Jumat sore, saya pergi ke toko khusus buah dan sayur khusus untuk nyari bahan-bahan Saos Salsa ini. Pertanyaan pertama ke pegawai toko adalah, “Mbak, ada Cilantro gak?”
Dan jawaban dia adalah, “Hah? Apaan tuh?”
Akhirnya saya telpon Nda. Sambil setengah bisik-bisik.

“Nda, gue lagi di toko buah mau nyari bahan Saos Salsa. Tomatnya yang mana sih?”
“Ya ampuuun. Elo kepengen banget ya?”
Gak nolong 🙂
“Tomatnya yang buah yang agak merah warnanya.”
“Semua tomat merah, Nda.” Untuuuuung, ternyata di bagian tomat ada label tomat buah dan tomat sayur. Ih, bentuknya sama gitu!
“Nda, Cilantronya gak ada.”
“Elu lagi di toko yang depan rumah lo itu ya? Kan gue pernah tanya kesitu emang gak ada…”
Gak nolong lagi 🙂
“Coba tanya Daun Ketumbar. Biasanya mereka taunya Daun Ketumbar.”
Ternyata seorang pegawai disitu bilang Daun Ketumbar itu adanya Once in a Blue Moon. Cakeeep.
“Gak ada, Nda.”
“Yaaah, kalo gak pake itu gak enak. Nanti deh gw bikinin aja.”
“Terus Nda, paprikanya adanya yang kuning sama merah. Bisa kan? Apa harus ijo?”
“Kan tomatnya udah merah. Jadi paprikanya ijo supaya warnanya gak sama.”
“Yaooolooo jadi cuma gara-gara warna doang?”
“Terus, gue gak suka bawang bombay. Kalo gak pake gak apa kan?”
“Lah kalo gue bikin, elu makan juga gak bawang bombaynya?”
“Yaaaah, kan gue gak tau isi buatan elu itu hihihi…”
“Nda, tomat kalengnya buat apa?”
“Buat dicampurin.”
“Dibejek-bejek gitu? Atau kudu gue potong-potong lagi?”
“Enggak. Dicampur aja. Cari yang udah potongan aja.”
“Oooh, ada ya?”
Bener kan! Minta resep masakan itu perbuatan nekat!
Akhirnya gue pulang dengan membawa bahan-bahan di resep tapi tanpa Cilantro. Nekats, man! Gengsi dong gue udah datang dengan niat belanja tapi gak jadi belanja!

Di rumah, saat saya mulai mempersiapkan segala bahan, muka si Embak mulai mengernyit.
“Mau bikin apa, Bu?”
“Saos salsa. Mau?”
“Enggak ah, Bu.”

Begini ini cara saya bikinnya:

  • Setengah kaleng tomat kaleng saya masukkan ke mangkok besar.
  • Satu buah tomat diiris seperti dadu. Masuk ke mangkok.
  • Setengah paprika, diiris dadu. Masuk juga ke mangkok.
  • Sedikiiiiiiit banget bawang bombay saya iris tipiiiiiis banget. Terpaksa masuk ke mangkok.
  • Lada bubuk saya tuang satu sendok teh. Masuk lah ke mangkok.
  • Gula dua sendok makan juga masuk ke mangkok.
  • Garam sedikit ditambahin juga di campuran di mangkok.
  • Saos tomat kira-kira tiga sendok makan masuk ke mangkok. Setelah dicobain, ternyata saya pengen rasa saos tomat lebih banyak jadi saya masukkin satu sendok makan lagi ke mangkok.
  • Cicipin.
  • Kalau enak, boleh langsung dicampur dengan kripik atau nachos. Tapi kalau mau lebih enak, didinginkan dulu di kulkas.

Dan begitu lah hasil kerja keras saya selama 15 menit!

Blunder yang terjadi di akhir usaha bikin Salsa Sauce ini adalah:

  • Tanpa Cilantro, rasanya memang kurang… panassss.
  • Paprika warna ijo ternyata memang lebih enak dilihat dibanding paprika oranye yang dengan nekat saya pakai.
  • Ukuran potongan tomat dan paprika yang saya potong ternyata masih kebesaran. 1 mili kali 1 mili kayaknya lebih pantes. Atau 2 mili deeeh. Soalnya kalo ukuran paprikanya besar-besar, mau dimakan rasanya agak… intimidating.
  • Kripik atau chips yang enak untuk dicampur saos ini adalah yang ukurannya besar. Yang ukurannya kecil bikin cape nyendoknya. Pengganti kripik bisa garlic bread katanya. Katanya.
  • Tadinya mau nekat pakai keju. Untung gak jadi karena saya cuma punya keju Cheddar.
  • Sebelum makan Salsa Sauce ini, lebih baik perut diisi karbohidrat yang lain dulu misalnya nasi. Untuk orang yang perutnya sensitif -seperti saya- nekat makan saus ini pagi-pagi berarti bunuh diri.

Nah, itu dia resep dari saya yang merupakan eksperimen resep dari Nda. Kalau mau bikin yang lebih susah, bisa kesini. Tapi saya bakal butuh keberanian lebih besar untuk bikin yang itu 🙂

You may also like...

2 Comments

  1. hahaha. baca resepnya seru. bikinnya seru. makannya juga seru pasti (kalo gue ke rumah disuguhi itu. *ngarep*).

    cilantro atau daun ketumbar ada juga di SUPERINDO. itu tuh, di ARION or di SUPERINDO pulomas. 😉

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Count to Comment * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.