Hari ulang tahun memberikan beragam perasaan untuk setiap orang. Buat keluarga besar si Mami, hari ulang tahun harus berasa meriah walau hanya kumpul keluarga besar di rumah Eyang sambil makan mie goreng panjang umur. Syukur-syukur kalo ada yang bawa kado. Buat si Papap, hari ulang tahun ya berasa hari biasa aja. It’s just another day. Kalau mamanya lagi ingat, syukur-syukur dimasakkin nasi uduk komplit. Karena kebiasaan di keluarga besar si Mami lah, keluarga saya -Kumendan, Mami, dan kedua adik laki-laki- selalu merayakan hari ulang tahun, walau hanya sekadar memasak makanan lebih istimewa dari biasanya. Sepertinya ada kewajiban moral untuk memberi tahu seisi dunia bahwa salah satu dari kami ada yang berulang tahun di hari itu. Untungnya ulang tahun saya dan kedua adik saya itu cuma berselang beberapa hari. Jadi, pestanya bisa digabung supaya lebih irit :).