Bahagia pun salah

Ketemu teman yang jarang-jarang ketemuan (baca: sebulan sekali dua).

Dia bilang, “eeih, sekarang gemukan loh. Bagus deh!”

Saya: “Makasih.”

Dia, pertanyaan aneh: “Kok bisa naik berat badannya?”

Saya: “Bahagia sih.”

Dia langsung diam enggak ramah gitu. Saya nyengir.

Begitu pisah saya baru nyadar betapa langsing dirinya. Ups!

One thought on “Bahagia pun salah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Count to Comment * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.