Bukber yang Mentok

Puasa Ramadan tahun ini sudah memasuki masa sepertiga terakhir. Udah dapat undangan Buka Bersama berapa banyak? 😀 Ada teman saya yang berteori jumlah undangan Bukber berbanding lurus dengan tingkat kepopuleran kita. Kalau teori ini benar, tingkat kepopuleran saya jelas nyungsep… Sebenarnya saya bukannya enggak pernah diundang Bukber. Diundang Bukber sering, ngikutnya yang hampir enggak pernah. […]

Continue Reading

Kapan ada adiknya? Ketika Ortu Diajak Berhitung Gap Usia Anak

Awalnya gara-gara graduation performance Aiko yang membuat saya harus berinteraksi dengan orang tua lain secara intensif. Hmm…iya, saya modelan orang tua yang enggak pernah nongkrong di sekolah, jarang ikutan arisan emak-emak sekolah, jarang komen di group WA sekolah, dan enggak pernah main bareng emak-emak sekolah ke manaaa gitu. Biasanya sih saya menyalahkan pekerjaan. Lah abis […]

Continue Reading

Baper Berjamaah PPDB Online bagian 2

Lanjuuuut soal PPDB alias Penerimaan Peserta Didik Baru versi online. Saya harus bangga nih pertama kalinya bikin postingan bersambung hahaha… Sebelumnya saya cerita tentang proses menuju ke Hari H PPDB online dimulai. Jadi, beberapa saat setelah anak-anak selesai ujian nasional, kalian pasti akan mendapat berita di Whatsapp berjudul ‘Info Passing Grade Masuk SMA di jakarta: […]

Continue Reading

Baper Berjamaah di PPDB Online bagian 1

Ini harus banget saya nulis soal ini saking level bapernya tinggi banget 😀 . Ini pertama kalinya saya bikin postingan berseri gini juga haha… Bagi yang belum tahu apa itu PPDB, ini adalah sistem Penerimaan Peserta Didik Baru dari jenjang SD sampai SMA yang sekarang berlangsung online di beberapa daerah. Belum semua kota di Indonesia […]

Continue Reading

Perkara Liburan

Jidat orang-orang biasanya mengerut-kerut setiap kali mendengar kami baru pulang liburan. Well, sebenarnya saya agak jengah mengaku liburan karena seakan-akan kami pergi jauh dengan glamorous naik pesawat yang tiketnya dibeli pas Travel Fair ke suatu tempat yang exotic dan ngehits. Padahal, kami cuma pergi ke kota sebelah hahaha… Balik lagi ke soal liburan, yang bikin […]

Continue Reading

Bukan Sekadar Les Musik

Bagi keluarga kami, saya dan Papap, les musik itu mahal. Bukan hanya mahal, tapi mahal banget. Masuknya ke kategori barang mewah. Les musik itu tidak sekadar bayar uang bulanan saja. Kalau kita mulai les musik, berarti kita harus beli bukunya dan yang paling penting lagi beli alat musiknya yang harganya tidak pernah murah. Lalu kenapa […]

Continue Reading

To Tokyo To Love

Impian, bagi Nina, adalah membangun kehidupan sempurna: membesarkan anak-anak, mengurus keluarga, melayani suami. Namun mimpi itu sirna sesaat sebelum pernikahan dengan datangnya kabar buruk. Dengan hancur Nina pergi ke Tokyo dan berusaha menata serpihan hatinya. Hari-harinya diisi persahabatan dunia maya dengan Takung, lelaki yang tak pernah ditemuinya. Ada pula seorang lelaki misterius bersetelan jas hitam […]

Continue Reading

Kartu di Mejanya ‘Cek Toko Sebelah’

Membaca judul posting ini, bagi yang sudah nonton Cek Toko Sebelah pasti langsung mikir saya ngomongin Geng Capsa yang fenomenal di film Cek Toko Sebelah. Hehe… Bukan. Saya sedang ngomongin perasaan saya yang baper setelah nonton film CTS ini. Awalnya saya dan Papap agak ragu mau nonton film CTS ini karena kami pernah trauma nonton […]

Continue Reading
1 2 3 26